Mas Tamvan on Facebook!

>

Yogyakarta Diguyur Hujan Abu Gunung Kelud

blogger templates
Pagi ini setelah bangun tidur dan minum kopi di dapur, sejenak aku lihat televisi sambil nungguin Dandol yang masih nyenyak tidur sambil memeluk gulingnya. Setelah kuganti saluran televisi dari saluran anak-anak yang disukai Dandol ke saluran berita TV nasional, aku langsung agak tersentak melihat siaran berita Gunung Kelud meletus. Dan dalam siaran tersebut menampilkan hujan abu yang terjadi di Yogyakarta tempat kelahiranku... Wou... hujan abunya sampai Jogja...

Pas lagi nonton siaran itu, tiba-tiba bunyi suara HP tanda SMS masuk. Langsung kuambil HP di depan TV dan kubuka. SMS tersebut dari kakakku yang tinggal di Jogja yang mengabarkan bahwa Gunung Kelud meletus dan abunya sudah sampai di Jogja dan kata kakakku, "hujan abunya melebihi hujan abu waktu gunung Merapi meletus dan jarak pandang di jalan hanya sebatas lima meter".

Setelah membaca SMS, aku langsung kroscek ke beberapa situs web berita. Menurut situs Kompas.com yang dimuat pada Kamis, 13 Februari 2014 diberitakan bahwa Gunung Kelud mulai meletus pada Kamis, 13/2/2014 sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum meletus, gunung itu mengeluarkan dentuman disertai dengan kilatan. Bahkan menurut berita yang ada di Detik.com diberitakan bahwa dentuman suara Gunung Kelud itu terdengar sampai Bali.

Sehabis kroscek kebeberapa situs web berita, kemudian aku buka Facebook untuk kroscek update info yang ada. Info yang ada dalam Facebookku yang ada dari Grup Alumni kampus. Salah seorang dosen yang juga seorang Romo memberitahukan bahwa aktivitas kampus untuk sementara diliburkan karena hujan abu sangat lebat. "Katanya lebih parah dari abu Merapi ya mo....," balasku dalam komentar update Dosen tersebut dan dibalas dengan, "Benar, sejauh menyangkut hujan abunya, tebal sekali dan sampai sekarang masih jatuh... Kalau hujan nanti, mungkin akan merontokkan pohon-pohonan, merusakkan talang dan genteng, memampetkan gorong-gorong, menyebabkan banjir..," ketiknya.

Wuah... sepertinya parah juga hujan abu Gunung Kelud ini. Kita doakan semoga letusannya tidak sampai berhari-hari atau berbulan-bulan. Sebab kalau sampai lama, aktivitas meletusnya dapat mengganggu keseharian hidup orang-orang di sekitar gunung juga kota-kota lain di dekatnya jika abunya banyak banget.

Suasana Jalan Malioboro Kota Yogyakarta, tampak dari kejauhan mobil water canon Polresta Yogyakarta berhenti di depan Kantor Gubernur DIY Kompleks Kepatihan, Jumat (14/2/2014). Diambil dari Tribunenews.com

Nendro Saputro

0 Response to "Yogyakarta Diguyur Hujan Abu Gunung Kelud"

Posting Komentar