Mas Tamvan on Facebook!

>

Sumur Jika Tidak Ditutup Bisa Kena Abu Gunung Kelud

blogger templates
SEHABIS dimandiin mbak, Dandol masih main-main air. Dia nyemprat-nyemprot beberapa barang-barang yang ada di kamar mandi, menyemprot bak air toilet, toilet, lubang-lubang bekas bor yang ada di tembok, dan wadah sampho. Kekita kutanya, "Kamu lagi ngapain?" jawabannya, "Aku lagi nyiram kebakaran pa...."

Ya... sehabis mandi biasanya dia akan main-main dahulu sebelum dihandukin dan pakai baju. Apalagi jika hari Sabtu atau Minggu pas masa liburan, dia akan punya waktu main-main di kamar mandi lebih banyak dibanding jika hari biasanya yang mengharuskan dia lebih cepat selesai mandi karena buru-buru harus sekolah.

Pagi ini Dandol main airnya lumayan lama, padahal cuaca di luar lumayan mendung. Sampai pukul 9 saja Mentari belum menunjukkan senyumnya dan hawanya lumayan dingin. Karena takut kalau si Dandol pilek maka aku samperin lagi dia di kamar mandi. Dandol masih asyik main air terus.
Aku: "He... airnya nanti habis tau..."
Dandol: "Ini lagi nyemprot kebakaran... kan baru saja ada gunung meletus maka banyak kebakaran,"
Aku: "Kalau kamu kelamaan mair air, airnya akan cepat habis. Kamu tahu nggak... sekarang banyak pengungsi yang susah mencari air. Banyak sumur-sumur menjadi kotor karena bercampur dengan abu gunung Kelud."
Dandol: "Ha... apa itu sumur?"

Ya... Dandol belum pernah lihat sumur, maklum saja kalau dia tanya. Lalu kujelaskan bahwa sumur adalah sebuah sumber mata air, sumur tradisional biasanya berupa lubang bulat yang ada di tanah dan diberi tembok atau semacam beton lingkaran supaya kuat. Dan untuk mengambil air biasanya menggunakan ember yang harus diturunkan ke dalam sumur. Supaya tidak berat bisanya dibantu dengan alat yang namanya dalam bahasa jawa "kerekan." Nah... kalau sumur-sumur itu tidak ditutup maka abu yang tebal bisa masuk ke dalam sumur dan airnya tentu jadi kotor atau buthek. Kalau sudah begitu air harus dijernihkan dahulu sebelum dimasak. Setelah kujelaskan, Dandol mangguk-mangguk dan mengakhiri acara bermain airnya.

Nendro Saputro

0 Response to "Sumur Jika Tidak Ditutup Bisa Kena Abu Gunung Kelud"

Posting Komentar